oleh

Terkait Pemalsuan Surat Nikah dan Surat Cerai Palsu D. Taupik Hidayat Ahkirnya Di Penjara

SUBANG – Dalam pemberitaan perak yang sebelumnya terkait D, Taopik hidayat kepala sekolah SDN Cijengkol yang berada di Kecamatan Serang panjang Kabupaten Subang, yang mana pada waktu itu D, taupik hidayat di pindahkan bahwa tersangka diduga telah bertindak melanggar disiplin dan kode etik PNS/Guru karena di duga telah merusak rumah tangga rekannya sesama Guru sampai bercerai kemudian menikahi mantan istrinya (pelapor) dikantor Urusan Agama Kecamatan Ci bugel Kabupaten Sumedang dengan memalsukan alamat, identitas dan mengaku duda sebagai mana tercatat dalam kutipan akta nikah No.319/II/XI/2011 Tanggal (3/11 2011) dan setelah itu meninggalkan istrinya/tidak bertanggung jawab  kemudian menceraikannya dengan membuat dan memberikan Akta Cerai palsu No,0031/AC/2014/PA/Cjr tanggal (9/01 /2014) yang seolah olah di keluarkan oleh pengadilan Agama Cianjur setelah di cek ternyata akta tersebut tidak tercatat di register perekara pengadilan agama Cianjur sebagaimana surat keterangaan dari pengadilan agama Cianjur No. W10.A14/101/HK.05/1/2014 Tanggal 13 Januari 2014.

Dalam hal tersebut D,Taupik hidayat,Spd adalah seorang PNS juga seorang pejabat Kepala sekolah dilingkungan dinas pendidikan Kabupaten Subang yang terikat Undang-undang yaitu UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional, PP No 53 Tahun 2010 tentang displin PNS dan kode etik Guru Indonesia.

Bahwa tindakan tersebut yang diilakukan D,Taupik hidayat sudah terkulipikasikan kepada pekerjaan disiplin  PNS dan Guru karena itu D,Taupik hidatyat diduga melanggar pasal 263 jo pasal 366 KUHP dengan ancaman 6(enam) tahun penjara, ini sesui dengan ketentuan pasal 21 (4) KUHP. maka tindakan Kejaksaan sudah tepat dengan  melakukan penahanan tersebut.

Dan akhirnya dugaan kasus tindak pidana pemalsuan surat dan memasukan keterangan palsu dalam akta otentik dan di ancam dalam pasal 263 jo .266 KUH Pidana laporan polisi No LP.B/131/1/2014/JBR/Res.SBG tanggal (30/01/2014 )dan sekarang perkara ini  oleh Polres Subang sudah di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Subang dan tersangka D,Taupik hidayat,Spd.MM oleh kejaksaan Negeri Subang Dilakukan penahanan sejak hari kamis tanggal (23/10/2014) sampai sekarang.

Terkaiat hal ini Sekertaris Daerah (sekda) Abdurahman sebagai baperjakat mengatakan “kami sebagai pembina PNS menurut saya karena ia seorang PNS dalam hal itu salah satu pekerjaan kurang terpuji sebagai seorang PNS, Lebih-lebih dia berada dibawah dinas pendidikan yang notabene harus memberikan contoh yang baiik terhadap anak didiknya dan lingkungannya melalui prilaku yang baik jadi kita lihat saja perkembangan dari supremasi hukum yang sedang diproses melalui jalur hukum yang mempunyai ketetapan dan kami mengatur sesuai per Undangan-undangan yang berlaku dan mungkin pihak kami melalui organisasi (PGRI) akan membantu dibagian bantuan hukumnya bila di butuhkan ungkapnya”.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed