oleh

Terindikasi Korupsi, Pembangunan Gapura Cijengkol Mandek

SERANGPANJANG-SUBANG – Pemkab Subang menganggarkan Rp50 juta untuk pembangunan gapura bagi setiap desa se-Kabupaten Subang. Tapi sangat disayangkan adanya program ini malah dimanfaatkan oleh para oknum kepala desa yang tidak bertanggung jawab atau cuma mementingkan kantongnya sendiri.

Dari pantauan Perak di lapangan, modus yang dilakukannya yakni dengan cara diborongkan dalam proses pengerjaannya sehingga membuka celah pemotongan anggaran. Alhasil, pembangunannya asal jadi saja.

Seperti pembangunan gapura Desa Cijengkol, Kec. Serangpanjang  masih mandek alias terbengkalai, bahan material pun tidak ada, sampai sekarang ini pekerjaannya tidak berlanjut.

Ironis memang, seharusnya dana sebesar Rp50 juta untuk pembangunan gapura, tapi fakta di lapangan sangat berbeda. Bahkan diduga hanya menghabiskan anggaran sebesar Rp20 juta dilihat dari fisiknya.

Sementara itu, saat Perak hendak konfirmasi kepada Kepala Desa Cijengkol di kantornya, namun hanya yang bisa ditemui para staf desa dengan berkilah kades sedang keluar, Selasa (21/10).

“Saya mah tidak tau apa-apa pak, yang tau hanya kepala desa,” ujarnya kepada Perak.

Sangat disayangkan, dengan adanya indikasi korupsi pembangunan gapura di Desa Cijengkol, bukannya untuk mengembangkan atas ciri khas Subang sebagai simbol pintu utama  masuk pemerintahan seperti kabupaten yang lainnya, justru malah mengembangkan kantong-kantong oknum kades korup.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed