oleh

Taskhat tak Kunjung Cair, PG Unit 2 Subang Masa Bodo

SUBANG – Para karyawan PG unit 2 Subang mulai mengeluh setelah menunggu beberapa bulan Tunjangan asuransi kesehatan hari tua (Taskhat) dari Jiwasraya belum cair juga,. Mereka berharap, tunjangan tersebut bisa segera dicairkan supaya bisa dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Beberapa Karyawan mengungkapkan kepada wartawan Perak,mereka mengaku tidak tahu persis apa penyebab belum kunjung cairnya taskhat.

“Sebagai karyawan biasa,kita tidak tahu mengapa hingga sekarang Taskhat belum cair juga. Padahal kami sudah melakukan protes, akan tetapi pihak PG sepertinya kurang cepat tanggap merespon keluhan karyawannya dan hanya menganggap angin lalu. Kami tidak membutuhkan janji-janji,yang kami butuhkan bukti, “kata salah satu karyawan PG yang tidak mau namanya ditulis.

membenarkan kalau Taskhat sampai sekarang belum cair,bahkan rilisan daftar penerima taskhat yang dikeluarkan dan dibagikan ke karyawan ada kesan asal tulis saja. Dia mencontohkan seperti masa kerja yang tertulis dirilisan tersebut tidak sesuai dengan masa kerja karyawan, bahkan data Tahun 2015 tidak ada,ujarnya.

Lebih jauh karyawan PG ini memaparkan, sebenarnya permasalahan yang ada di PG unit 2 Subang ini komplek sekali,bukan hanya masalah Taskhat akan tetapi masih banyak permasalahan yang ada di PG. Saya sudah bekerja puluhan tahun di PG Subang, tapi sampai sekarang boro-boro diangkat jadi karyawan, kartu jamsostek aja tidak pernah pegang,ujarnya.

Dilanjutkannya, apabila terjadi kecelakaan yang menimpa karyawan saat bekerja sepertinya perusahaan juga kurang perhatian. Dia juga mengunkapkan

kekecewaannya pada kinerj a Serikat Pekerja perkebunan (SP BUN) yang ada di PG Subang dan diketuai oleh Dedi. Sudah menjadi kewajiban serikat ketika terjadi permasalahan antara karyawan dengan perusahaan,serikat berdiri paling depan untuk membela karyawan.

“Dedi ini selaku ketua SP BUN di PG Subang seperti macan o mpong,sementara karyawan gajinya tiap bulan dipotong untuk serikat,kalau tidak ada kinerjanya bubarkan saja serikat yang ada di PG Subang,” tegasnya,yang juga meminta namanya tidak ditulis.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed