oleh

SDM Sehat Berkualitas Salah satu Modal Pembangunan Nasional

CIMAHI – Anak usia sekolah diharapkan dapat menjadi agen pernbahan di lingkungan sekolah maupun di rumahnya masing­masing. Wakil Walikota Cimahi Sudiarto, mengharapkan dengan keadaan seperti itu akan terwujud lingkungan sekolah sehat yang bersih. Hal tersebut disampaikan saat menerima tim rechecking evaluasi sekolah sehat tingkat Provinsi Jawa Barat di Madrasah Aliyah Negeri Cimahi, Jalan Kihapit Leuwigajah, belum lama ini.

“Termasuk juga nanti itu siswa dan siswinya juga jadi sehat, cerdas dan peduli lingkungan serta berdaya saing demi kemajuan bangsa negara dan agama menjadi penerns yang unggul,” kata Sudiarto.

Lebih lanjut dia menggatakan, salah satu modal pembangunan nasional adalah sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas baik secara fisik, mental, dan sosial serta mempunyai produktivitas yang optimal.

“Untuk itu diperlukan upaya-upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara terns menerus dimulai dari sejak dalam kandungan, usia balita, usia sekolah, sampai usia lanjut, ,” ujamya.

Menurut Sudiarto, sejalan dengan visi Kota Cimahi yaitu mewujudkan Cimahi CERDAS (Creative, Egalitair, Responsif, Dinamis, Agamis,  Sinambung). Maka kata dia, kelompok remaja (umur 10- 19 tahun) sebagai generasi penerns pembangunan di masa datang memiliki potensi yang strategis, pada periode tersebut remaja memerlukan informasi dan pengetahuan yang cukup agar memahami dan mampu menghadapi perubahan yang dialaminya.

“Pada umumnya derajat kesehatan remaja lebih baik dibanding bayi dan balita. Dimana angka kesakitan dan kematian relatif rendah,” imbuhnya.

Akan tetapi masalah kesehatan yang dialami remaja tersebut sebut dia sangat kompleks, mulai dari yang bersifat fisik seperti anemia, masalah kegemukan, juga masalah mental-kejiwaan. Seperti gangguan belajar, masalah perilaku beresiko seperti merokok, hubungan seks pra nikah, sampai masalah penyalahgunaan napza dan terjangkit ims bahkan HIV/ AIDS.

“Sehingga diperlukan adanya intervensi melalui pendekatan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan remaja,” katanya.
Dan untuk mengatasi masalah kesehatan remaja diperlukan pendekatan yang adolescent friendly (peduli remaja), baik dalam penyampaian informasi maupun penyediaan layanan kesehatan. Peningkatan wawasan dan keterampilan pada kader kesehatan remaja diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kelompok remaja, serta memberikan pengaruh baik terutama dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan remaja.

“Oleh karena itu, Kota Cimahi terns melakukan pembinaan dan pengembangan UKS di semua sekolah di Kota Cimahi termasuk di madrasah aliyah negeri ini. Diharapkan dengan pengembangan program UKS dengan trias UKS-nya dapat tercipta sekolah sehat dan dapat menjadi daya tangkal terhadap pengaruh buruk lingkungan. Pembinaan lingkungan sekolah sehat mernpakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan peserta didik yang sehat dan cerdas,” jelasnya.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed