oleh

Perusahaan di Cimahi Harus Menjalankan Ketetapan UMK yang Disahkan Pemerintah

CIMAHI – Pada 21 November 2016 lalu, Gubemur Jawa Barat, Ahmad Heryawan sudah mengetuk palu tanda disahkannya Upah Minimum Kota (UMK) di 27 Kabupaten Kota. Untuk Kota Cimahi, ditetpakan UMK sebesarRp 2.463.161,- Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi  dan Sosial (Disnakertranos) Kota Cimahi menegaskan seluruh perusahaan yang berbasis di Kota Cimahi hams mengikuti ketetapan upah yang sudah disahkan oleh Pemerintah Provinsi J awa Barat.

Kepala Disnakertransos Kota Cimahi, Supendi Heriyadi mengatakan, penetapan UMK tahun 201 7 sudah berdasarkan aturan yaitu melalui PP Nomor 78 tahun 201d tentang Pengupahan. Jadi, perusahaan hams menjalankannya.

“Harns dilaksanakan. UMK kan ada aturannya di PP 78. UMK hams dibayar,” kata dia belum lama ini.

Sementara itu, Asosisiasi Perusahaan Indonesia (Apindo) Kota Cimahi mengungkapkan, meski hampir semua perusahaan di Kota Cimahi sedang kurang stabil, tapi berusahaan hams sanggup membayar upah yang sudah diputuskan oleh pemerintah.

“Pernsahaan di Cimahi semestinya sanggup, gak ada masalah,” kata Ketua Apindo Kota Cimahi, Roy Sunarya. Dikatakan dia, saat ini di Kota Cimahi ada sekitar 40 perusahaan yang tergabung di Apindo. Menurntnya, semuanya sudah siap menjalankan penetapan UMK terbarn yang akan dimulai awal 201 7 mendatang. “Sampai saat ini gak ada keluhan ( dari pernsahaan),”katanya.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed