oleh

Pemecatan Sepihak, Disnakertrans Seakan Tutup Mata

SUBANG – Hansool Hyun adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang garmen, berlokasi di daerah Kecamatan Purwadadi dengan jumlah karyawan yang cukup banyak dan telah lama berproduksi dengan tingkat keberhasilan yang sangat pesat.

Namun sangat disayangkan, sistem manajemennya terkesan kurang memperhatikan karyawan atau pekerja pabrik-nya. Sebagai contoh, Dedi yang merupakan karyawan PT tersebut. Ia sudah lama mengabdi sekitar lima tahun lebih sebagai driver (Sopir) kepada Sang Majikan yang berasal dari Korea dan telah menjadi karyawan tetap sejak pabrik tersebut berproduksi.

Tiba-tiba terjadi kecelakaan kerja saat ia diberi tugas untuk mengantarkan dokumen penting bersama Pinen, seorang yang menjabat sebagai exim, namun tidak disangka musibah datang menghampirinya, kendaraan yang digunakannya itu menabrak sebuah kendaraan lain yang mengakibatkan kendaraan yang dikendarainya rusak parah.

Pinen yang duduk dibelakang mengalami luka cukup serius di bagian kepala, lalu Dedi sang supir berusaha menyelamatkannya termasuk dokumen-dokumen yang dibawanya, lalu mobil tersebut terbakar habis.

Sejak peristiwa itu terjadi, Dedi sang sopir disarankan untuk beristirahat di rumah dengan gaji full, namun hanya berjalan tiga bulan saja, bahkan ketika mengambil gaji yang ketiga pihak personalia mengatakan bahwa gaji ini yang terakhir dan sudah putus hubungan kerja, demikian disampaikan personalia Agus Deni yang mengaku atas suruhan presiden direkturnya.

Jelas saja, Dedi tidak terima dengan pernyataan sepihak tersebut, karena dia merasa bahwa hak dan tanggung jawabnya telah dilindungi Undang-undang No. 13 th 2003 dan Peraturan Pemerintah.

Maka Dedi mencari bantuan keberbagai pihak terkait seperti pengurus serikat pekerja yang ada di perusahaan tersebut, namun terkesan pengurus SP tidak peduli hingga kasusnya pun tidak ditangani, selanjutnya melapor ke Kantor Disnakkertrans Subang, hingga kasus tersebut menggantung 2 tahun lamanya.

Beruntung, Dedi bertemu dengan salah seorang Pengurus Ormas yang peduli kepadanya hingga haknya dapat diambil sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan.

Atas kejadian tersebut, harus mendapat perhatian serius dari Disnakertrans Subang manakala ada pengaduan dari tenaga kerja yang merasa didzolimi oleh perusahaan. Jat’s

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed