oleh

Masyarakat Desa Dawuan Berharap Kejari Tuntaskan Kasus Raskin

SUBANG – Masyarakat Desa Dawuan Kaler, Kecamatan Dawuang, Kabupaten Subang berharap agar kasus raskin yang diduga digelapkan oleh oknum aparatur desanya segera dituntaskan.

Disampaikan tokoh masyarakat desa setempat Misna (Nama Samaran) kepada Perak bahwa kasus tersebut sudah jelas siapa yang seharusnya bertanggung jawab. Namun hingga berita ini dibuat, tidak terdengar kabar tersangka yang ditahan.

“Penegak hukum agar menegakan hukum tanpa pandang bulu. Kalau memang sudah cukup bukti-bukti dan saksi, untuk ditindak dengan tegas seperti yang dialami Kepala Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden,” ungkapnya.

Misna mengimbau agar hal tersebut tidak ditiru oleh pejabat-pejabat lainnya. Sebab, permasalahan beras untuk masyarakat kurang mampu (Raskin) adalah masalah yang tidak bisa di tolerir lagi.

Dampaknya langsung terasa oleh masyarakat miskin yang kehidupannya pas-pasan, sambungnya, sehingga kedatangan Raskin tiap bulannya yang mereka nantikan menjadi sirna.

Hal itu dapat dilihiat dari derita yang menimpa masyarakat Desa Dawuan Kaler lantaran beberapa bulan Raskin yang selalu di tunggu-tunggu tidak kunjung datang.

Sebelumnya, dengan berbagai macam alasan kepala desa dan perangkatnya berkilah, membuat beberapa tokoh masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya mendatangi Bulog Subang.

Namun, jawaban dari Bulog Subang mengangetkan masyarakat. Pasalnya Raskin untuk Desa Dawuan Kaler tiap bulan rutin dikirimkan.

Melihat kenyataan seperti itu, tokoh masyarakat bersama masyarakat mengadakan musyawarah untuk menentukan langkah selanjutnya. Akhirnya pada tanggal 8 September 2014 lalu, tokoh masyarakat dan beberapa masyarakat setempat melaporkan kejadian tersebut ke Kejaksaan Negeri Subang.  Jat’s

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed