oleh

Kejari Periksa Tiga Tersangka Kasus Korupsi di Koperasi Dinkes Subang

SUBANG- Selasa (17/9) sekira Pukul 09.00 Kejaksaan Negeri Subang telah memeriksa tiga tersangka kasus Korupsi di Koperasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang yakni, Johar selaku (Ketua Koperasi sekaligus Kepala Sub Bagian Umum Dinkes), Deden (Sekretaris Koperasi), dan Ilyas (Bendahara Koperasi sekaligus Kasubag Keuangan Dinkes).

Ketiga tersangka diperiksa selama 8 jam dan telah disiapkan sejumlah 60 pertanyaan oleh tim penyidik Seksi Pidana Khusus Kejari Subang yaitu, Hendra, Fikri dan Hamidi, namun dalam batas waktu pemeriksaan 8 jam dalam satu hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penyidikan, hingga tim hanya bisa melontarkan sejumlah 30 pertanyaan saja, untuk sisanya, 30 pertanyaan lagi akan dilanjutkan dalam proses pemeriksaan berikutnya, tergantung kesiapan tim, atau setelah pembuatan laporan hasil pemeriksaan dilakukan oleh tim penyidik.

Demikian dipaparkan Tim Penyidik Seksi Pidsus atau JPU Kejari Subang, Feby Dwiyandospendy, S.H. “tiga tersangka sedang diperiksa oleh tiga tim penyidik, Pak Hendra, Pak Fikri dan Pak Hamidi, untuk pertanyaannya, sudah kami siapkan 60 pertanyaan, namun hanya baru 30 pertanyaan saja yang dikeluarkan, karena waktunya dalam sehari hanya 8 jam sesuai SOP. 30 pertanyaan sisanya dilanjutkan dalam pemeriksaan berikutnya, tergantung kesiapan tim, setelah laporan hasil pemeriksaan dibuatkan,” papar Feby, Selasa (17/9/2013).

Sebelumnya, Senin (16/9) Kasi Pidsus Kejari Subang, Wilman Ernaldy, S.H., diruang kerjanya mengatakan, “kinerja kami bukan lamban dalam penanganan berbagai kasus, melainkan perlu ektra hati-hati, untuk menghindari ada kesalahan yang patal bagi kami, maka tidak perlu motivasi dari siapa pun, dalam hal melakukan penyidikan berbagai kasus, buktinya sudah ada dengan disidangkannya kasus korupsi PUAP di Pengadilan Tipikor Jabar sekarang, besok tiga tersangka Kopersi Dinkes akan diperiksa,” kilahnya.

Seperti telah diberitakan Perak beberapa edisi sebelumnya, lebih dari empat bulan kasus korupsi Dinkes Subang, dalam penanganannya terkesan “molor alias jalan ditempat” di Seksi Pidsus. Lamanya penanganan kasus korupsi ini menimbulkan kecurigaan dan bahkan diragukan publik akan kredibilitas Kasi Pidsus Kejari Subang, Wilman Ernaldy, S.H.

Seperti diketahui, kasus tersebut sudah naik ketahap penyidikan pada tanggal 22 April dan sudah melakukan pemanggilan saksi-saksi dan rekomendasi tersangka pada tanggal 28-29 April 2013 lalu. Dengan belum rampungnya berkas tersangka untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Bandung, seolah Wilman membuka peluang kepada tersangka untuk melarikan diri atau melakukan penggelapan barang bukti dan mempengaruhi saksi-saksi.

Tidak tertibnya administasi Koperasi Dinkes, justru, dijadikan alasan oleh pihak kejakasaan dalam mengungkap kasus korupsi yang mencapai Rp 40 Milyar ini. Dan pihak Kejari pun berkilah banyaknya saksi yang hingga 300 orang membuat penyidikan berjalan lambat.

Diketahui, Tiga orang tersangka tindak pidana korupsi Koperasi Dinkes ini adalah. Ketiga tersangka tersebut merupakan dalang dari pemalsuan tanda tangan 200 nasabah anggota koperasi Dinkes Subang yang diajukan ke Bank BTN dan Bank Muamalat melalui Koperasi Dinkes secara bertahap hingga mencapai Rp 40 Milyar. Sedangkan dana yang direalisasikan hanya Rp 1,7 Miliar

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed