oleh

Kasus Miras oplosan, Komisi 1 DPRD cimahi panggil Satpol PP

Cimahi – Komisi I DPRD Kota Cimahi memanggil  Kepala Satpol PP, Ruswanto, terkait kasus miras oplosan yang merenggut belasan nyawa beberapa waktu lalu. Apalagi salah satu korbannya anggota Satpol PP yang masih aktif.

“Adanya korban dari salah satu anggota Satpol PP sangat memalukan. Kami sudah memanggil Kasatpol PP tadi pagi, dan dia menyatakan korban dari Pol PP hanya satu orang, yakni Usep Ansor,” ungkap salah satu anggota  DPRD Komisi I, Kota Cimahi, Djojon  seusai menggelar pertemuan, Selasa (5/8/2014).

Pertemuan tersebut seharusnya dihadiri oleh Asisten Daerah (asda) I Kota Cimahi Tata Wikanta, namun karena ada kepentingan lain, hanya unsur pimpinan  Satpol PP saja yang hadir.

Dalam pertemuan itu, Komisi I meminta kejelasan terkait kasus tersebut serta memberikan masukan kepada pimpinan daerah dalam perekrutan anggota Satpol PP.

komisi 1 menyarankan kepada wali kota agar mengambil langkah secepatnya dalam perekrutan anggota Satpol PP. Teknisnya seperti apa, kami menyerahkan sepenuhnya kepada wali kota, ungkap Djojon

kami komisi 1 beranggapan , selama ini pola perekrutan anggota Satpol PP tanpa kriteria bahkan terkesan sembrono. Hal ini berbeda dengan seleksi CPNS yang sedikit lebih baik. Untuk itu, kami menyarankan untuk memperbaki pola perekrutan.

kami juga mengharapkan keterlibatan pihak kepolisian dalam mengawasi peredaran minuman beralkohol di atas 5% serta disinergisitaskan dengan aparat dari Pemkot Cimahi. Sedangkan untuk minuman beralkohol di bawah 5% bisa dilakukan oleh Satpol PP.

komisi 1 pun meminta adanya tes urine kepada setiap anggota Satpol PP dan juga para PNS secara keseluruhan. Hal ini dilakukan untuk menjaga eksistensi kinerja mereka.

“Kalau perlu dimulai dari anggota dewan karena masyarakat sudah kecewa dengan peristiwa ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ruswanto mengapresiasi pertemuan tersebut karena bisa meningkatkan kinerja Satpol PP ke depannya.Ruswanto  menilai apa yang dilakukan Komisi I merupakan bentuk pengawasan terhadap eksekutif agar bekerja lebih baik.

Ruswanto pun siap berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap para personel Satpol PP.
Ruswanto pun mendukung rencana tes urine yang diusulkan dewan. Beliaupun mengaku saat ini pihaknya bersama Pemkot Cimahi sedang mengkaji usul tersebut.

“Agar menjadi efek jera dan tak terjadi lagi, kita mendukung adanya tes urine. Kalau waktunya, tergantung anggaran yang tersedia. Yang pasti sekarang kami akan meningkatkan pengawasan dan kinerja,” ungkapnya.

Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed